Eksotisme air terjun dua warna

“Air Terjun Dua Warna” begitulah masayarakat setempat menyebutnya. Air terjun yang sudah ditemukan beberapa tahun lalu (kira-kira sejak 2009) oleh pecinta alam di pedalaman hutan desa sibolangit, bumi perkemahan Sumatera Utara ini memberikan keindahan tersendiri bagi pecinta wisata alam.

Untuk mencapai ke lokasi ini butuh perjuangan yang cukup sulit, karena setelah perjalanan yang menempuh waktu kurang lebih 1 jam dari kota medan harus masuk menyusuri hutan bukit barisan dengan kondisi tracking yang cukup ekstrim dibeberapa tempat. Sebelum jauh masuk kedalam hutan, ketika sampai di pintu gerbang bumi perkemahan sibolangit pengunjung sudah bisa langsung mengikuti petunjuk yang ada untuk mencapai pos pertama.

Di pos pertama inilah pengunjung diwajibkan membayar retribusi (yang katanya uang untuk kebersihan hutan dan setoran ke dinas pemkot medan) sebesar Rp. 15.000/orang dengan syarat lebih dari 10 orang tiap rombongan, jika kurang dari 10 orang pengunjung wajib membayar 200.000/rombongan yang jumlahnya dibawah 10 orang (tahun 2011). Bagi yang pertama kali datang kesini disarankan untuk sewa ranger atau ikut gabung dengan rombongan lainnya.

Jalan setapak demi setapak mulai dilalaui, menyeberangi daerah aliran sungai, menaiki tebing, menuruni jurang, masuk ke kubangan lumpur semuanya akan dialami selama perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 2.5 – 3 jam dengan selang istirahat setiap 30 menit dan dijamin tidak akan tersesat didalam hutan karena sudah tersedia petunjuk arah yang biasanya setiap pohon diikat dengan kain atau tali rafia dan ada juga petunjuk anak panah, so buat lo semua harus teliti aja ngeliat dan ngebaca petunjuk yang ada (kalau anak pramuka pasti udah tau hal-hal yang beginian).

Melewat Aliran Sungai Berbatu

Capek pastinya setelah perjalanan yang cukup jauh menyusuri hutan tapi semua itu dapat dibayar dengan keindahan air terjun ini. Terdapat dua air terjun lokasi ini, disebelah kiri air terjun yang tinggi dengan air yang berwarna biru dan dingin sampek-sampek kaki bisa kram kalau ga tahan sama airnya yang dingin dan disebelah kanan air terjun dengan warna bening dan hangat.

Taraaaa Sampai Juga
Nah disini juga ada tetesan mata air yang bisa langsung diminum kalau kita kehabisan air dan bisa dimanfaatkan untuk stok air diperjalanan pulang, tinggal di tampung aja!! tapi mesti sabar nungguinnya sampai penuh dan jangan ditinggal kalau ga mau kehilangan air yang kita kumpulin diambil orang.

Rasa capek terbayar sudah dengan melihat keindahan alam yang Tuhan berikan dan kita wajib menjaganya dengan tidak membuang sampah didalam hutan atau meninggalkan sampah di lokasi air terjun ini dan dihutan, dengan melakukan hal kecil ini kita sudah bisa menunjukkan rasa bersyukur kepada Sang Pencipta.

-reza fahlevi-

Salam bestari

Please share, follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>