Tips Menyeberang Jalan di Penang

Pertama kali saya datang dan menjelajah penang bersama travelmates untuk satu hari saja tapi pagi itu travelmates saya memutuskan untuk tidak ikut jalan menyusuri kota Penang di pagi hari, maklum kami baru sampai penang pukul 4 subuh dari Kuala Lumpur dengan menggunakan bus dan travelmates saya memilih untuk saya tinggalkan dan menunggu di kedai makan. Jadilah saya seorang pengembara di negara yang telah memdapatkan julukan World Heritage City dari UNESCO.


Jalan Mesjid Kapitan Keling 

Perjalanan di mulai dari Jalan Kapitan Keling hingga ke City Hall tapi setiap jarak beberapa meter saya sudah dihadapkan dengan persimpangan yang membuat saya galau. Kenapa galau? Lampu merah menyala tapi tanda untuk pejalan kaki tidak hidup, lama saya berdiri hingga beberapa kali lampu merah dan hijau menyala.

Dan pada akhirnya selalu ada pertolongan untuk seorang Backpacker, dari seberang saya lihat ada wanita-wanita kantoran yang akan menyeberang dan saya lihat tangannya memutar dan menekan sesuatu di tiang lampu lalu lintas, sekejap saja lampu tanda pejalan kaki menyala dan mobil pun berhenti, begitu berpapasan ditengah jalan saya senyumi dan dibalas senyum setelah sampai di seberang saya perhatikan apa yang wanita tadi lakukan, ternyata ada beginian (lihat gambar dibawah) untuk pejalan kaki yang mau menyeberang.

Pencet Tombol Putih 

Oalaaaaaahhh…. hal seperti ini tidak pernah saya temui di kota-kota besar indonesia, singapura bahkan di kuala lumpur sekalipun yang masih satu negara dengan penang.

Jadi buat yang mau ke penang dan berniat jalan-jalan menyusuri kota dengan jalan kaki kemudian ingin menyeberang, jangan lupa ya untuk menekan tombol seperti gambar diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>