Mesjid Raya Medan

Mesjid Raya Medan
Perjalanan kali ini saya memutuskan untuk mengelilingi objek wisata Kota Medan dengan menggunakan sepeda motor. Semula saya berencana untuk mengadakan #MedanCityTour ini sendirian tetapi karena karena beberapa hal jadilah saya dan travel-mates mengelilingi objek wisata kota medan. Saya ditemani 3 orang cewek-cewek berjilbab yang hobi jalan-jalan dan kebetulan sedang ada waktu luang, mereka adalah Indry (sepupu), kak ami (bakal jadi calon sepupu ipar) dan kak nia (temen kak ami).

 

Sesuai janji 10 Februari 2012 meeting point di Mesjid Raya Medan jam 09.30, saya dan sepupu saya sudah sampai terlebih dahulu di lokasi sedangkan kak ami dan kak nia telat 10 menit karena masih on the way yang sejatinya mereka adalah angkoters kota medan.
Tentang Mesjid Raya Medan

Mesjid raya medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan masjid kebanggaan warga kota medan yang mulai dibangun sekitar tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909 dan menjadi Mesjid terbesar di Kota Medan, pada saat itu Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam sebagai pemimpin Kesultanan Deli memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun yang pada awal pendiriannya masjid ini menyatu dengan kompleks istana maimon. Sedangkan gaya arsitekturnya sendiri perpaduan antara khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Bentuk bangunan mesjid ini segi delapan dan dirancang oleh seorang arsitek dari Belanda bernama Van ERP yang juga merancang istana maimun.

 

Menurut cerita pembangunan mesjid ini menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden dan dana tersebut ditanggung oleh sultan, tapi katanya lagi Tjong Afie yang merupakan saudagar kaya dari etnis Tionghoa turut berkontribusi dalam pembangunan mesjid ini pada masa itu.

 

Bangunan mesjid ini terdiri dari ruang utama, tempat wudhu, gerbang masuk dan menara. Kalau melihat kubah mesjid ini mengikuti model Turki dengan bentuk patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikelilingi empat kubah lain. Sekilas bentuk kubah yang ada di mesjid raya medan ini mirip dengan kubah-kubah yang ada di Mesjid Baiturrahman Banda Aceh.
Mirip Mesjid Raya Banda Aceh
Puas berkeliling menyusuri setiap sudut Mesjid Raya Medan perjalanan kami lanjutkan ke Istana Maimoon yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Mesjid Raya Medan.
Menara Mesjid Raya Medan
Tempat Wudhu
Tempat Wudhu Pria
Please share, follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>