Kampung Keling Medan

Yaaaak ini dia kawasan Little India-nya kota Medan.
Bagi warga medan sudah tidak asing lagi mendengar nama Kampung Keling ini tapi mungkin bagi wisatawan yang akan mengunjungi kota medan masih terdengar asing.
Kampung Keling yang biasa juga disebut kampung madras adalah nama sebuah daerah di kota medan yang masyarakatnya kebanyakan etnis India. Nama kampung keling sendiri identik dengan etnis india yang mempunyai warna kulit hitan (keling), dari situlah asal muasal nama kampung keling ini. Tapi sekarang ini kampung keling lebih dominan dihuni oleh warga keturunan Tionghoa daripada India, karena pada tahun 1950-an terjadi suatu keadaan ekonomi yang sulit sehingga membuat warga keturunan India berpindah ke tempat lain.
Dikawasan ini terdapat kuil hindu tertua di Medan, Kuli Sri Mahariamman dan Kelenteng terbesar di Kota Medan, Vihara Gunung Timur.

– Sri Mahariamman

 

Ada Kabel Melintang

 

Kuil Sri Mahariamman sendiri dibangun sekitar tahu 1884, kuil ini menstanakan lima dewa, Dewa Siwa, Winnu, Ganesha, Dewi Durga, dan Dewi Aman. Kuil ini dikelola seorang keluarga pemilik perusahaan besar. Pintu gerbang bangunan ini dihiasi sebuah gopuram, yaitu menara bertingkat yang biasanya ditemukan di pintu-pintu gerbang kuil Hinda atau semacan gapura. Setiap tahunnya di kuil ini dilaksanakan ritual Theemithi, yaitu ritual berjalan diatas api dalam rangka perayaan Thaipusam.

Sayangnya ketika saya berkunjung ke lokasi ini sedang tidak dibuka untuk umum dan sangat disayangkan sekali karena tidak ada pemberitahuan kapan saja wisatawan bisa masuk ke kuil ini.

– Vihara Gunung Timur

Masih disekitaran Kampung Keling Medan, ada juga bangunan Vihara Gunung Timur yang merupakan kelenteng Tionghoa yang terbesar di Kota Medan. Kelenteng ini dibangun sekitar tahun 1930-an. Lokasi Vihara Gunung Timur berada di Jalan Hang Tuah, sekitar 500 meter dari Kuil Sri Mahariamman dan berada disisi sungai babura.
Kak ami dan kak nia menyudahi peralanan kali ini tetapi saya dan sepupu masih terus melanjutkan perjalanan merekam objek wisata kota medan, dan yang akan kami kunjungi sebagai akhir perjalanan hari ini adalah Graha Maria Annai Velengkanni yang merupakan salah satu objek wisata rohani di kota medan.

Please share, follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>