Weekend Getaway to Curug Parigi Bekasi

Weekend Getaway kali ini cukup mengunjungi Bekasi yang lokasinya tidak jauh dari Jakarta dan sekaligus mengasah hobi ‘motret’. Kota Bekasi yang kerap jadi bahan bully kini warganya boleh bangga dengan Curug Parigi yang lokasinya tidak jauh dari Jl.Raya Narogong, tepatnya berada di JL. Pangkalan 4. Untuk mencapai Curug Parigi tidak sulit hanya saja jaraknya yang cukup jauh dari Jakarta, tinggal cari saja di Google Maps maka akan dengan mudah menemukan lokasi Curug Parigi yang cukup akurat. Banyak komunitas pecinta foto yang menjadikan Curug Parigi sebagai lokasi hunting foto  dikala sunrise atau menjelang senja.

Sebenarnya Curug Parigi mempunyai potensi yang cukup besar untuk dijadikan kawasan wisata alam, tapi sayangnya sampai saat ini masih belum dikelola dengan baik oleh pihak-pihak terkait. Misalnya saja belum ada tanda atau marka jalan untuk mencapai lokasi ini sehingga mau tidak mau harus mengandalkan google maps agar tidak nyasar.

Curug Parigi

Curug Parigi

Nama Curug Parigi sebenarnya sudah sangat populer sejak awal tahun 2000an bagi warga Kampung Parigi, Desa Cikiwul, Kecamatan Bantargebang tapi bagi masyarakat luas sekitar Jabodetabek baru sekitar tahun 2014 mengetahui ada Curug tersebunyi di Bekasi.

Untuk mencapai Curug Parigi tidaklah sulit, lihat saja peta diatas pasti tidak akan nyasar. Tapi kalau masih bingung berikut rutenya:

  1. Jika keluar dari Exit Tol Jatiasih: Jl. Raya Jati Asih – Jl. Baru Cipendawa – Jl. Raya Narogong – Jl. Pangkalan 4.
  2. Jika keluar dari Exit Tol Bekasi Barat: Jl. Siliwangi – Jl. Raya Narogong – Jl. Pangkalan 4.

Sebagai informasi tambahan, Jl. Pangkalan 4 merupakan sebuah gang kecil tapi cukup muat untuk sebuah mobil masuk kedalam. Ketika memasuki Jl. Pangkalan 4 kondisi jalan sudah cukup baik walau hanya di cor kurang lebih sepanjang 2 kilometer, selebihnya ketika sudah sampai dilokasi hanya berupa tanah yang kalau hujan sudah pasti becek dan berlumpur.

Ketika tiba dilokasi sudah mulai terdengar suara gemuruh air, tapi untuk mencapai lokasi masih dibutuhkan sedikit perjuangan menuruni jalan yang cukup terjal dan harus hati-hati pada saat musim hujan tiba karena pasti licin dan berlumpur. Bahkan memakai sandal gunung pun bisa saja terjatuh karena tanah yang basah dan licin.

Aliran air di Curug Parigi ini merupakan aliran dari Sungai Cileungsi dan untuk tinggi Curug Parigi ini sekitar 2-3 meter. Sayangnya karena masih kurang kesadaran masyarakat yang sering membuang sampai di aliran sungai membuat keindahan Curug Parigi menjadi berkurang, terlihat beberapa sampah plastik yang terbawa arus dan ada juga  yang berada ditepi sungai.

Curug Parigi

Air Keruh

Waktu terbaik untuk datang ke Curug Parigi dengan tujuan hunting foto adalah saat peralihan musim antara musim hujan dan musim panas karena debit air yang tidak terlalu banyak dan warna air yang tidak terlalu keruh. Kalau datang pada saat musim hujan maka akan mendapatkan rasa kecewa karena debit air yang cukup banyak dan warnanya yang seperti kopi susu.

Pada saat pagi hari menjelang matahari terbit dan pada saat matahari tebenam menjadikan best moment untuk berburu keindahan alam Curug Parigi. Jangan heran kalau pada saat akhir pekan banyak komunitas foto yang datang beramai-ramai untuk hunting di Curug Parigi.

Semoga saja kedepannya Curug Parigi dikelola dengan baik oleh pihak-pihak yang terlibat dan juga diharapkan semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah dialiran sungai.

  1. Curug Parigi emang keren, semoga kedepannya bisa dikelola dan dikembangkan menjadi yang lebih baik lagi, agar potensinya tergali dan dapat dikenal oleh banyak orang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>